Jumat, 16 Januari 2015

10 Perintah dalam Etika Komputer



Tidak  mengintai file komputer orang lain yang bukan hak kita
Membaca data-data milik pribadi seseorang merupakan tindakan yang termasuk salah juga membaca email atau file orang lain. Lebih dari itu, mengambil data pribadi milik seseorang dengan meretas  akunnya juga tindakan yang salah, termasuk tindakan memata-matai atau membaca pesan milik pribadi orang lain yang termasuk pelanggaran privasi. Tapi, ada tindakan mata-mata yang tidak termasuk tindakan ilegal, sebagai contoh tindakan memata-matai aktivitas internet dari pelaku kasus cybercrime.


Tidak menggunakan komputer untuh mencuri data atau informasi

Pencurian dalam komputer dapat berupa tindakan pencuri data informasi atau membocorkan informasi rahasia dari akun seseorang. Termasuk juga mengambil data informasi rahasia dari database karyawan atau riwayat pasien dari database rumah sakit atau informasi rahasia lainnya. Demikian pula, membobol rekening bank untuk mengumpulkan informasi tentang akun atau rekening nasabah yang lain. Dengan teknologi, tindakan pencurian jadi lebih mudah dan vital, apalagi komputer sekarag dapat digunakan untuk menyimpan informasi yang sensitif .

Tidak mengambil atau menggunakan perangkat lunak dan software tanpa membayar 
Sama seperti halnya karya seni atau penelitian, perangkat lunak dan software juga mempunyai hak cipta-nya. Dengan Hak cipta atas namanya berarti dialah pemilik dari kumpulan program tersebut. Untuk membuat sofware butuh kerja keras dari pemiliknya, sehingga bila kita menggunakan atau menyalin perangkat lunak tanpa membayar, itu termasuk pelanggaran hak cipta dalam perangkat lunak.

Tidak mencuri hasil intelektual orang lain
Software diciptakan oleh seseorang dengan hasil kerja keras dan pemikiran inovatif mereka. Sebuah software harus mendapatkan hak cipta atas dirinya. Jika dia bekerja sama dalam perusahaan, maka software tersebut adalah milik perusahaan Jadi untuk menandai bahwa suatu software itu adalah miliknya. Sehingga, menyalin dan bahkan menyebarkan software tersebut atas nama pribadi termasuk tindakan yang salah. Apalagi mengambil hak cipta software orang lain.

Pertimbangkan konsekuensi dari program yang dibuat atau sistem yang anda rancang
Sebuah software diciptakan untuk komputer bisa mencapai jutaan copy. Software seperti video game atau software pendidikan hatus memiliki dampak sosial yang baik untuk penggunaanya .Saat programmer ingin membuat software atau merancang video game, maka sudah jadi tanggung jawabnya seorang programmer untuk memahami target atau pegguna yang memakai produknya dan juga efek yang mungkin akan diberikan pada penggunanya. Sebagai contoh, video game yang diciptakan untuk anak-anak tidak boleh mengandung nilai negatif didalamnya. Demikian pula, menulis software yang ‘salah’ misalnya dalam tujuan penggunaannya, maka termasuk tindakan yang salah. Perusahaan software developer haruslah lebih bisa mempertimbangkan pengaruh software mereka pada masyarakat secara luas.

Selalu mempertimbangkan dan taggap/menghargai hubungan sesama orang lain
Penjelasan: Di dunia nyata, kita mempunyai banyak etika dalam berkomunikasi dengan orang lain, sama dengan halnya juga berkomunikasi melalui komputer dengan internet. Saat berkomunikasi melalui Internet, kita harus tetap memperlakukan orang lain dengan hormat. Kita tidak boleh mengganggu orang lain, menggunakan bahasa yang kasar, membuat pernyataan palsu atau menyakiti orang lain baik secara tidak langsung. Dalam berkomunikasi di dunia maya, kita harus bersikap sopan dan juga hormat pada orang lain di internet.

Tidak mengguunakan komputer yang dapat membahayakan orang lain
Perintah ini melarang kita untuk menggunakan komputer untuk membahayakan orang lain, misalnya termasuk mengambil atau merusak data atau file orang lain orang lain. Perintah ini juga melarang kita menggunakan komputer untuk mencuri informasi pribadi seseorang, dan juga memanipulasi atau menghapus file dari orang lain. Perintah ini juga melarang kita membuat program yang digunakan untuk mencuri, menyalin atau mendapatkan akses secara tidak sah ke data orang lain. 

Tidak menggangu/mengutak – atik perkejaan komputer orang lain
Perangkat lunak komputer dapat digunakan untuk mengganggu atau merusak pekerjaan orang lain. Misalnya saja software yang mengandung virus,yang dibuat untuk merusak  komputer atau mengganggu fungsi normal dari komputer tersebut. Dengan komputer yang terkena virus, bisa membebani memori komputer dan bisa membuat konsumsi power untuk komputer berlebihan, sehingga bisa memperlambat fungsinya. Hal itu bisa membuat komputer menjadi malfungsi atau fungsinya menjadi salah atau bahkan bisa error atau mati. Menggunakan perangkat lunak yang berbahaya untuk menyerang komputer sangatlah menyalahi dan melanggar peraturan.

Tidak menggunakan komputer untuk kesaksian palsu
Perkembangan penulisan artikel menjadi sangat tinggi karena Internet. Ini juga berarti kalau berita palsu atau rumor juga bisa menyebar dengan cepat melalui situs jejaring sosial atau email. Tapi banyak sekali pelanggaran dalam prosesnya. E-mail dan pop-up adalah cara umum yang digunakan untuk menyebarkan informasi yang salah atau memberikan peringatan palsu yang hanya beralasan menjual produk. Apalagi sekarang banyak sekali penulisan artikel di internet yang mengandung ejekan atau artikel berisi informasi yang salah.

Tidak menggunakan komputer orang lain tanpa izin atau sepengetahuannya
Banyak pengguna komputer menyimpan informasi atau file yang sensitif pada komputer mereka, sehingga tidak heran jika banyak orang yang memasang password pada komputernya untuk melindungi data tertentu. Membobol Password untuk mengetahui data orang lain sangatlah salah, apalagi menghack passwordnya untuk mendapatkan akses secara tidak sah ke sistem komputer mereka yang berisikan data pribasi.Jadi, sangatlah dilarang bagi kita untuk menggunakan komputer orang lain tanpa izin darinya.



0 komentar:

Posting Komentar